Apa Bedanya Kram dan Kesemutan?

Home / Caring Your Nerve Health / Apa Bedanya Kram dan Kesemutan?

Kram otot adalah kontraksi atau tegangnya otot dengan kuat secara tiba-tiba, kram menyebabkan nyeri yang diakibatkan oleh kontraksi trus menerus oleh otot. Kram otot dapat terjadi selama beberapa detik hingga menit.

Kram dapat mengenai semua jenis otot utamanya pada otot-otot besar seperti perut dan kaki. Kesemutan atau paresthesia yang dikenal dalam ilmu kedokteran mrupakan sensasi rasa dirambati sesuatu atau seperti dikelitik. Lain halnya dengan kram otot, paresthesia dapat terjadi jika saraf dan pembuluh darah mengalami tekanan, karena saraf dan pembuluh darah tertekan, otomatis pasokan darah ke otak pun tertekan, hal tersebut akan menyebabkan paresthesia.

Kram otot dapat disebabkan karena tubuh kekurangan mineral, saraf mengalami tekanan, suplai darah yang tidak memadai, dehidrasi, kehamilan, cedera, terpapar suhu dingin, efek samping dari obat-obatan, infeksi, penyakit hati, dan kondisi medis lainnya. Kebanyakan seseorang mengalami kram di kaki ketik berolahraga, hal itu dapat disebabkan karena penyempitan arteri sehingga aliran darah yang di alirkan tidak normal dan akhirnya menimbulkan rasa nyeri. Oleh karena itu, untuk melancarkan arteri dan aliran darah, baiknya sebelum olahraga anda melakukan peregangan ringan untuk mencegah kram.

Kesemutan merupakan hal yang wajar, dapat disebabkan karena tekanan yang berlebih pada suatu anggota tubuh misalnya pada kaki yang selalu disila selama berjam-jam, namun kesemutan yang berkepanjangan dapat disebabkan karena menderita penyakit diabetes melitus, ginjal terganggu, hepatitis, stroke, tumor otak, kanker, hormone tidak seimbang, carpal tunnel syndrome (CTS), sclerosis ganda, dan kompresi saraf lunak.

Jika anda mengalami kram otot dibagian kaki, tangan, perut atau organ lainnya, baiknya anda langsung menanganinya dengan cara, jika anda sedang olahraga baiknya hentikan aktivitas dan regangkan otot dengan melakukan pemanasan, pijat daerah yang terkena kram, kompres daerah yang terkena kram dengan air panas, minum air putih, tarik nafas untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya dan rileks, ganjal ujung kaki, konsumsilah makanan yang kayak dengan magnesium misalnya kacang-kacangan dan biji-bijian, jika sudah parah anda dapat menggunakan obat pereda nyeri atau sakit.

Sebaliknya, jika anda mengalami kesemutan misalnya pada kaki, jari, atau tangan akibat tekanan misalnya duduk sila selama berjam-jam, tangan tertindih kepala ketika tidur, jari terus mengetik pada keyboard komputer, penanganannya adalah hentikan aktivitas anda dan pindahkan anggota badan yang mengalami kesemutan, tunggu beberapa menit, kesemutan anda akan hilang dengan sendirinya. Namun, apabila anda mengalami kesemutan yang berkepanjangan, baiknya anda mengkonsultasikannya dengan dokter yang ahli karena hal itu mungkin saja adalah gejala penyakit yang kronis.

Kesemutan dapat dihindari dengan pola hidup yang sehat, orang yang rutin berolahraga mempunyai tubuh yang sehat dan aliran darah yang sehat pula, hindarilah daerah yang terpapar racun, hindarilah minuman beralkohol karena itu akan merusak saraf anda, berhentilah merokok karena tidak hanya paru-paru yang akan rusak, namun saraf anda juga bisa rusak.

Bagi anda yang mempunyai berat badan diatas normal atau menderita obesitas, baiknya anda mulai memerhatikan kesehatan badan anda karena gejala kesemutan pada penderita obesitas merupakan tanda-tanda penyakit yang kronis. Cara mencegah kram otot diantaranya hindarilah olahraga atau aktivitas berat secaa tiba-tiba, lakukan pendinginan, konsumsi makanan yang kaya akan vitamin E dan B, juga yang kaya akan kalsium.

Nah, jadi memang kontras sekali kan perbedaan kesemutan dan kram otot? Demikianlah informasi mengenai perbedaan kram otot dan kesemutan, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda semua!

Sumber: neurobion.com

Comments

comments

Related Posts